Gejala Penyakit Jerawat
Acne rosasea adalah suatu kondisi kulit kemerahan (eritema) disertai papul dan pustul terutama pada dahi, hidung, pipi, dan dagu. Acne ini biasnaya terjadi selama masa dewasa, pertengahan baik pada pria maupun wanita. Meskipun penyebab spesifiknya tidak diketahui pasti, acne rosasea berhubungan dengan sensitivitas yang tinggi terhadap sinar matahari. Kondisi tersebut dapat timbul dan hilang terutama diperburuk oleh minuman panas dan beralkohol.
Mencegah terjadinya penyebab jerawat pada wajah adalah :
Perbanyak minum air putih
Banyak mengonsumsi makanan segar dan alami
Hindari makanan yang mengandung bahan pengawet
Olahraga secara teratur
Hindari alkohol dan rokok
Gunakan sabun pencuci wajah yang sesuai dengan jenis kulit
Jangan menggunakan make up yang berlebihan
Konsumsi makanan yang mengandung vitamin A (wortel, ubi jalar, bayam, kol peterseli, dan apricot).
Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B2 (ikan, susu, daging, telur, sayur hijau, dan buah)
Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B3 (telur, kacang tanah, daging dan hati)
Banyak mengonsumsi vitamin C dan makanan yang mengandung zinc
Hindari stress
Rajin berolahraga
Hangan memegang jerawat dengan tangan kotor
Hindari paparan sinar matahari secara langsung
Obati dengan obat jerawat.
Perawatan untuk mengatasi penyebab jerawat pada wajah adalah dengan mencuci lobak secukupnya, kemudian parutlah lobak tersebut dan ambil airnya. Tambahkan cuka apel sedikit dan campur hingga rata. Oleskan pada jerawat, diamkan hingga mongering. Setelah kering, bersihkan dengan air. Lakukan secara rutin hingga jerawat teratasi. Ada juga masker alami yang dapat membantu menghilangkan jerawat adalah :
Bahan : ½ apel, ½ buah jeruk lemon yang diperas airnya, beberapa tangkai selederi.
Cara membuat masker adalah : belender apel dan beberapan tangkai selederi, lalu tambahkan perasan air jeruk leom. Oleskan masker tersebut pada jerawat. Diamkan hingga mongering. Lalu bilas bersih. Selederi bermanfaat untuk membantu mengurangi pembengkakan jerawat.
Ada juga obat jerawat yang lain yaitu :
Sulfur atau belerang endap, hal yang harus diperhatikan adalah hindari kontak dengan mata, mulut dan mukosa. Sudah ditinggalkan penggunaannya kerena tersedia obat yang lebih efektif. Kegunaan obat adalag germisida, fungisida, parasitisida, keratolitik, efek samping iritasi kulit. Aturan pemakaian dapat dilakukan dengan dioleskan pada kulit yang berjerawat
Resorsinol, hal yang harus diperhatikan adalah jangan digunakan jangka lama, karena dapat mengganggu fungsi tiroid. Jangan digunakan keseluruh wajah, hanya digunakan pada jerawat. Kegunaan obat adalah antifungi, antibakteri, kerratolik. Cara pemakaian dioleskan pada kulit yang berjerawat.
jerawat10 Gejala Penyakit JerawatAcne rosasea dapat menyebabkan hipertrofi kelenjar sebasea, disertai penebalan hidung (rinofima) yang muncul permanen. Terdapat juga kecenderungan genetis pada populasi berkulit terang khususnya yang rentan, mengalami acne rosasea. Gejala yang terjadi adalah pada seorang individu dapat timbul bercmacam-macam lesi. Lesi dapat berupa komedo terbuka, komedo tertutup, nodus, pustul, kista dan jaringan parut. Lesi biasanya terdapat di wajah, punggung, dan bahu.
Pada wanita acne meningkat sebelum atau selama periode haid sewaktu kadar estrogen terendah. Pada acne rosasea, wajah dapat kembali merah terang, bahkan bila terpajan sedikit sinar matahari atau alkohol, dan papul serta pustul dapat timbul.
Komplikasi yang terjadi pada jaringan parut dapat terbentuk pada kasus yang prah. Rasa tidak percaya diri dapat terganggu meski kondisi tidak terlalu buruk. Pada acne rosasea, rinofima dapat muncul.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar